Package, Menyimpan File Indesign beserta Link dan Font-nya

Selamat malam, dalam edisi kali ini, saya akan membahas tentang Package, posting ini merupakan tanggapan atas pertanyaan dari Mbak Sifa February yang ditanyakan via email perihal Package. Oke, Langsung saja. Monggo.

Sebelum saya bahas tentang Package, ada baiknya saya bahas dulu tentang Link pada Indesign, Link adalah file yang diimport ke dalam Indesign, bisa berupa file gambar (JPEG, PNG, GIF), file PDF, maupun file video. Nah, perlu diketahui, dalam Indesign, source file yang diimport ke dalam Indesign tidak langsung tersimpan dalam file Indesign-nya (.indd), file Indesign hanya menyimpan shortcut-nya. Pusing ya? oke deh, saya terangkan dengan bahasa yang lebih bisa dipahami.

Misalnya anda memasukkan gambar yang berlokasi di My Picture (C:\Documents and Settings\Administrator\My Documents\My Pictures) ke dalam Indesign. Nah, walaupun gambar tersebut sudah diimport ke dalam Indesign, namun jika anda menghapus file gambar yang ada di folder my Pictures tadi, maka gambar yang ada di Indesign tadi otomatis menjadi pecah. Karena itulah, jika file indesign ingin dipindah ke komputer lain, maka otomatis file-file gambar yang dipakai juga harus ikut dipindahkan pula.

Begitu pula dengan Font, Kadang tampilan font bisa dibuka di komputer A, tapi tidak terbaca di komputer B. Sebabnya karena ada bberapa font di komputer A yang belum terinstall di Komputer B, Karena itulah file font juga penting untuk ikut dipindahkan juga.



Hanya saja, kadang si Layouter sering kesulitan memindahkan file gambar (link) dan font, karena biasanya lokasi foldernya berserakan.

Nah, untuk itulah diperlukan yang namanya Package. Package adalah proses dimana file indesign bisa disimpan dalam satu folder lengkap bersama link (file gambar maupun PDF) yang dipakai bersama Font yang dipakai. Sehingga sangat memudahkan layouter dalam memindahkan file kerjaan.



Nah, untuk mem-Package ini, caranya mudah, yaitu klik File > Package atau bisa juga alt+shift+ctrl+P, kemudian pilih Package, lalu tentukan lokasi penyimpanan yang anda inginkan.



Oh ya, sebelum dipackage, file indesign harus terlebih dulu di save. Bagaimana? mudah bukan?

Oke, sekian dulu tutorial indesign kali ini, saya tak bosan-bosannya mengingatkan pembaca sekalian agar berkenan mengirimkan saran, kritik, atau pertanyaan seputar Indesign. Untuk pertanyaan, bisa diajukan melalui form di sebelah kanan blog ini, pertanyaan yang menarik akan kami jawab melalui postingan.

Share tutorial ini:


1 Komentar:

Muchlis said...

Waaah.. ini yang saya cari. makasih mas tutorialnya.